Ada Rumah Jamur di Kampung Pedado

Seputarsumsel.com-Palembang, Guys, ada pesta nih, tapi bukan pesta kawinan atau sunatan, lho. Yess, Rumah Balajar Ceria (RBC) ngadain Pesta Jamur dalam rangka perayaan HUT ke-3 di Kampung Sungai Pedado, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Selasa (28/3).

Wah, pokoknya, hari ini surganya bagi jamur mania, sebab kamu bisa icip-icip olahan serba jamur, seperti sate jamur, jamur goreng skrispy, dan tumisan jamur. Wow… asiikk banget pokoknya, apalagi semuanya gratis!

Photonya Nanda Nasrullah/17

Nah, bagi kamu yang gak bisa datang ke pesta hari ini, gak masalah. Kamu bisa berkunjung ke Rumah Jamur Desa Pedado yang berlokasi di Jalan H Syarkowi Kelurahan Keramasan, Kertapati tersebut kapan aja kamu mau. Mau beli jamur? Cuma Rp 20 ribu per kilonya. Daaann.. kamu bisa metik sendiri jamurnya!

Rumah jamur ini merupakan salah satu bentuk komitmen RBC dalam memberdayaan masyarakat sekitar, terutama di bidang ekonomi. Saat ini terdapat 20 Kepala Keluarga (KK) yang aktif terlibat dalam budidaya jamur tiram ini.

“Untuk mengurus jamur, kita gilir dengan piket. Jamur ini perlu disiram dua kali sehari, sekaligus mereka yang piket yang memanen jamur. Tiap hari jamur kan harus dipanen,” ujarnya Kepala Bidang Pemberdayaan RBC, Fajar Aditya, disela-sela acara tersebut.

Saat ini ada empat ribu baglog jamur tiram, dan rencananya bakal ditambah sebanyak dua ribu baglog lagi, sehingga ada total enam ribu baglog. Kalo sudah banyak, panen jamur tentu banyak pula. Mengingat sudah ada pihak yang siap menampung hasil jamur. Serta, pihaknya juga berusaha untuk memproduksi sendiri bag log, sebab selama ini masih mendatangkan dari luar.

“Iya, selama ini kami belum siap, hasilnya masih sedikit. Tetapi sudah beberapa minggu ini panen jamur sudah banyak, dan bisa kita lempar ke luar. Ke depan juga kami akan membuat sendiri baglog, sekarang kami beli satu baglog tiga ribu rupiah. Lumayan kan kalo buat sendiri, bisa menekan anggaran,” ujar Fajar.

Photonya Nanda Nasrullah /17

Lalu, kok pilih jamur ya, kan bisa tempe atau bidang usaha lain. Ternyata pihaknya telah melakukan uji coba dan alhamdullilah sukses dan akhirnya dibangunlah rumah jamur ini.

Seolah gak mau berhenti disitu aja, RBC juga memberdayakan para ibu rumah tangga untuk diajarkan membuat kerajinan tangan keset dari kain. So, dari pada ibu-ibu cuma bengong dan ngobrol selama mengawasi anaknya belajar, mereka juga ikut belajar menghasilkan kerajinan tangan yang tentunya bisa juga menjadi badan pendapatan.

“Ibu-ibu yang mengantar anak belajar, bisa sekalian buat keset bareng-bareng. Satu keset ini kita jual Rp 30 ribu,” ungkapnya.

Just it? No guys, RBC juga merambah ke bidang lain. Yups, Posyandu pun dibentuk sebagai kepedulian mereka terhadap kesehatan masyarakat di Kampung Pedado. Bahkan, rencananya RBC ini akan dijadikan Islamic Center. Wah, salut dech buat kakak relawan yang sudah berkecimpung dengan RBC.

Ada panahan & tarik tambang di sawah tadah hujan

Dalam acara Milad Ke-3 RBC, ada berbagai lomba yang diadakan, seperti gobak sodor, tarik tambang, dan lain-lain. Tarik tambang sendiri dilakukan ditengah sawah tadah hujan, loh. Kebayang kan serunya!

Ada juga panahan dari Komunitas Palembang Archery Club, yang sukses di kerubuti anak-anak dan warga yang ingin mencoba memanah sasaran. Saaassshhh…!

Saat ini terdapat 37 relawan aktif RBC, dari total sekitar 50-an relawan. Guys, dalam bekerja mereka gak pernah mendapat imbalan, bahkan domisili para relawan jauh-jauh, mereka rela datang demi kebahagian orang banyak. Hebat ya!

Yuk gabung dengan mereka. Siapa pun bisa jadi relawan RBC, asal ikhlas dan komitmen tentunya. Yang muda terus berkaya. (Ratih/17)

sumber : http://seputarsumsel.com/ada-rumah-jamur-di-sungai-pedado/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *